Sabtu, Agustus 23, 2014

Kemiskinan Ancaman Bagi Warga Perbatasan

kemiskinanKemiskinan merupakan ancaman bagi warga di daerah perbatasan, jadi utaman program yang dapat memberikan kesejahteraan bagi warga yang ada di daerah perbatasan, kata Ketua Tim Kajian Lemhanas RI Mayjen TNI (Purnawiran) Lumban Sianipar, S.IP saat memberikan keterangan pada rapat tentang Kondisi Ketahanan Nasional bersama BAPPEDA Kaltim di Ruang Rapat Propeda lantai II Jl. Kusuma Bangsa Nomor 2 Samarinda, 13/4/11.

Jadi daerah perbatasan perlu mendapat perhatian serius apalagi harga-harga bahan pokok atau bahan primer maupun bahan sekunder sangat mahal jika dibandingkan dengan harga-harga di daerah perkotaan,  tentu ini sangat mempengaruhi terhadap daya beli masyarakat sekitar.

Sesuai informasi dari Kepala Bidang Statistik dan Pengendalian Pembangunan BAPPEDA Kaltim, Drs.H.Taufik Hermawan bahwa Luar biasa mahalnya harga semen di daerah perbatasan Kaltim dengan Negara  tetangga Malaysia tepatnya di daerah Krayan Kabupaten Nunukan sebesar Rp. 1.350.00 per sak, hal ini dapat terjadi karena bahan tersebut berasal dari Kota Tarakan yang dibawa langsung melalui pesawat, dan sampai saat ini bahan tersebut belum bisa melalui daratan. Jarak tempuh pesawat dari Kota Tarakan ke Krayan bisa lebih dari satu jam yang hanya menggunakan pesawat kecil.

Hal ini terungkap saat Rapat Tim Kajian Lemhanas RI bersama BAPPEDA Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh Sekretaris BAPPEDA Kaltim Anthony Rakhman, SE., MM didampingi oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Aparatur Ir.Tri Murti Rahayu, M.Si; Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ir.H. Syafrian Hasani, MM; Kepala Bidang  Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Ir.H.Salman.L,MM; Kepala Bidang Statistik dan Pengendalian Pembangunan, Drs.H.Taufik Hermawan, serta dihadiri oleh peserta dari staf Bidang Ekonomi serta staf Bidang Pemerintahan dan Aparatur.

kemiskinan1Sementara sebagai pimpinan dari Tim Kajian Lemhanas RI Mayjen TNI (Purnawirawan) Lumban Sianipar, SIP bersama dua orang anggotanya memberikan keterangan atas maksud dan tujuan ke Kaltim adalah untuk mencari data dan fakta sesuai kondisi sebenarnya di daerah sebagai upaya untuk dalam mempertahankan ketahanan nasional, serta mensenergikan pembangunan antara Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah, begitu juga pembangunan daerah  perbatasan, pedalaman dan daerah tertinggal.

Hasil kajian ini nantinya diharapkan dapat memberikan warna atas hasil temuan sesuai data dan fakta di daerah terhadap kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Indonesia agar terjalin senergisitas terhadap pembangunan dalam segala bidang, sehingga muaranya dapat memberikan nilai tambah serta kesejahteraan masyarakat serta persatuan dan kesatuan NKRI ini.

Sesuai karakteristik daerah di Kaltim yang memiliki daerah perbatasan dengan negara lainnya tentu memiliki program dan kegiatan khusus dalam pengelolaan pembangunan daerah perbatasan bahkan Mayjen TNI (Purnwirawan) Lumban Sianipar, S.IP memberikan pendapat sebaiknya daerah yang memiliki karakteristik khusus perbatasan dengan negara lainnya sistem pengelolaannya seperti di daerah Batam yang memiliki sistim kepemimpinan otorita daerah atau sistem pemerintahan khusus dalam mengelola daerah tersebut, ujurnya.

Informasi ini disampaikan oleh Sukandar, S.Sos Humas BAPPEDA Kaltim.























 

 simonep    teppa

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Kesuma Bangsa Nomor 2 - Samarinda 75123
Telp 0541 - 741044
Fax 0541 - 742283
Email : mail@bappedakaltim.com / mail@bappeda.kaltimprov.go.id
© Copyright 2009
  -  2014