Jembatan Manggar Balikpapan
Last Updated on Selasa, 16 Agustus 2011 07:31 Written by sukandar
Balikpapan, 8/8/11. Gubernur Kalimantan Timur, DR.H. Awang Faroek Ishak bersama rombongan, termasuk
dari BAPPEDA Provinsi Kalimantan Timur yang dihadiri oleh Kabid Prasarana Pengembangan Wilayah, Ir. Salman.L; Kepala Bidang Ekonomi, Drs.H. Zainal Arifin, M.Si; Kepala Sub Bidang Aparatur, Humas dan Staf Bidang PPW dalam kegiatan Safari Ramadan dan Kunjungan Kerja ke Kota Balikpapan melakukan peninjauan langsung pembangunan Jembatan Manggar di Kota Balikpapan.
Gubernur Kalimantan Timur menemuai warga sekitar pembangunan jembatan Manggar dan mewancarainya dengan berbagai pertanyaan termasuk tanggapan atas pembangunan jembatan tersebut yang mendapat respon positif dari masyarakat bahkan mengharapkan pembangunan jembatan tersebut cepat terselesaikan.
Pembangunan Jembatan Manggar dibiayai oleh ABPD Provinsi Kalimantan Timur dengan total anggaran sebesar Rp. 36,7 Milyar yang terbagi dalam tiga tahap anggaran yaitu pada tahun 2009 sebesar Rp. 9 Milyar, tahun 2010 sebesar Rp. 10 Milyar dan tahun 2011 sebesar 16,7 Milyar, dan sesuai jadwal selesai pada bulan Desember 2011 ini, kata Sunardi dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur.
Sebagai konsekwensi Kota Balikpapan yang merupakan kota metropolitan dan pintu gerbang Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, hal ini tentu berdampak pada perkembangan jumlah penduduk sangat pesat dan juga mempengaruhi terhadap perkembangan jumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melintas di kota Balikpapan sehingga terjadi kepadatan arus lalulintas terutama di daerah-daerah pertumbuhan perekonomian, termasuk di daerah Manggar.
Untuk mengurangi arus kedapadatan kendaraan di daerah Manggar maka diperlukan pembangunan jembatan baru yang lokasi berada tepat pada jembatan Manggar lama, dengan status tanah milik negara, namun karena sekian lama tidak dimanfaatkan maka lahan tersebut telah kuasai oleh sebagian masyarakat, hal ini diperlukan biaya ganti rugi buat sebagian masyarakat yang ada disekitar jembatan, yang diungkapkan oleh pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kaltim. (Humas BAPPEDA Kaltim/Sukandar,S.Sos).






