Jumat, Juli 25, 2014

PENYELARASAN RPJMD KUBAR 2011-2016

Samarinda, Jum'at, 23/9/11. Rapat Koordinasi Penyelarasan RJPMD Kubar tahun 2011-2016 dipimpin oleh Sekretaris BAPPEDA Kalimantan Timur, Drs. S. Adiyat penyelarasan_KUBAR_1bersama Kasubbid Pengkajian Pembangunan Daerah, Yusliando, ST di ruang Rapat PROPEDA lantai II Bappeda Kaltim, Jl. Kusuma Bangsa Samarinda.

Pembahasan penyelarasan RPJMD Kubar 2011-2016 dihadiri undangan kurang lebih 20 orang yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten Kubar dan Pemerintah Kabupaten Malinau, begitu juga dari instansi terkait yaitu Biro Kerjasama Setwilda Kaltim, dan perwakilan dari Bidang Pengembangan SDM, Bidang Pemerintahan dan Aparatur, dan Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kaltim, serta sebagai penanggungjawab pelaksana bidang Pengkajian dan Pembiayan Pembangunan Daerah.

Isu strategis Kabupaten Kutai Barat melitputi tiga aspek yaitu : 1. Aspek Kesejahteraan Masyarakat; 2. Aspek Pelayanan Umum; 3. Aspek Daya Saing Daerah. Adapun uranian masing-masing aspek terdiri dari :

1.      Aspek Kesejahteraan Masyarakat;

a.      Masih rendahnya kualitas SDM sebagian besar masyarakat Kutai Barat akan berpengaruh pada ketidakmampuan masyarakat lokal dalam  mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kesejahteraannya;

b.      Masih adanya daerah yang terisolir dan luasnya wilayah pelayanan menyebabkan terbatasnya kemampuan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan  publik;

c.      Terbatas dan tidak meratanya infrastruktur dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat;

d.      Tidak meratanya sarana dan prasarana pendukung, khususnya sarana dan prasarana pendukung pelayanan kesehatan dan pendidikan;

e.      Masih rendahnya kualitas SDM penyelenggara pemerintahan dan pelayanan publik;

f.       Tuntutan bagi penyelenggara pelayanan dasar di daerah untuk mencapai indikator sasaran yang telah ditetapkan dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Milleneum Development Goals (MDGs).

 

2.      Aspek Pelayanan Umum

 

a.       Semakin kuatnya tuntutan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik yang semakin cepat (faster), semakin mudah (easier) dan  semakin murah (cheaper);

b.       Komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip-prinsip good governance dan clean government dalam penyelenggaraan pelayanan umum;

c.       Komitmen pemerintah dalam pencapaian target MDGs (Millenium Development Goals) dan SPM (Standar Pelayanan Minimum), semakin memberi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang prima;

d.      Penerapan teknologi informasi (IT, information technology) dalam penyelenggaraan pelayanan publik;

e.      Penyebaran SDM penyelenggara pelayanan publik cenderung tidak merata dan masih terpusat di kota-kota kecamatan yang dekat dengan pusat pemerintahan;

f.       Semakin berkembangnya jumlah penduduk seiring dengan semakin berkembangnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Kutai Barat, menuntut kemampuan pengelolaan persampahan dan drainase perkotaan yang semakin baik;

g.      Perbaikan budaya demokrasi yang sehat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembelajaran politik masyarakat.

 

2.      Aspek Pembangunan Daya Saing

 

a.      Masih sangat tergantung pada SDA tidak terbarukan dan belum optimalnya pemanfaatan potensi SDA terbarukan (pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan) serta wisata dan budaya sebagai mesin pertumbuhan (engine of growth);

b.       Kuantitas dan kualitas jaringan infrastruktur wilayah

c.       Kesenjangan pembangunan antar wilayah

d.       Masih rendahnya kualitas SDM dan terbatasnya sarana dan prasarana pelayanan publik;

e.       Tumpang tindih peraturan yang ditetapkan di tingkat pemerintah pusat, akan berpengaruh bagi proses pengambilan keputusan di daerah;

f.        Pengembangan ekonomi lokal masyarakat melalui optimalisasi UMKM dan kemudahan memperoleh kredit mikro;

g.       Terjalinnya hubungan yang baik dan harmonis antar suku, agama dan golongan serta antara eksekutif, legislatif dan yudikatif di daerah.

Visi RPJMD KUBAR 2011-2016 adalah : “Terwujudnya Kutai Barat yang Masyarakatnya Semakin : Cerdas, Sehat, Produktif Dan Sejahtera Berbasiskan Ekonomi Kerakyatan,

Sementara untuk mewujudkan Visi tersebut diperlukan Misi RPJMD KUBAR 2011-2016 yang akan menjadi acuan dan pedomman dalam merencanakan program pembangunan di Kabupaten Kubar sesuai tahun yang berlaku antara lain  :

1.      Meningkatkan PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR di seluruh kecamatan dan kampung;

2.      MENINGKATKAN KUALITAS SDM: pendidikan, kesehatan, kebudayaan, peran perempuan, kesejahteraan sosial, agama, pemuda dan olahraga serta masyarakat adat;

3.      MENANGGULANGI KEMISKINAN untuk kesejahteraan masyarakat lokal;

4.      Menyelenggarakan sistem TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK dan PEMERINTAH YANG BERSIH serta memelihara hubungan yang harmonis antara eksekutif, legislatif dan yudikatif;

5.      Memelihara HUBUNGAN antar umat beragama, suku dan golongan yang “TENTERAM, HARMONIS, DAMAI”;

6.      Meningkatkan pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja dan Pendapatan Asli Daerah (PAD);

7.      Mengelola dan memberdayakan Sumber Daya Alam (SDA) berbasiskan PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP dan agroforestry yang berkelanjutan;

8.      Memfasilitasi lEMBAGA RISET LOKAL dalam rangka penelitian, pengembangan dan pemberdayaan kebudayaan serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

Tujuan RPJMD Kabupaten Kutai Barat tahun 2011-2016 antara lain :

 

1.       Memperlancar dan meningkatkan arus orang, barang dan informasi dari dan ke kabupaten Kutai Barat dan seluruh wilayah Kutai Barat, terutama ke daerah-daerah yang secara geografis masih terisolir;

2.       Meningkatkan ketersediaan infrastruktur dasar untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat ;

3.       Mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah;

4.       Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan secara merata dan mempertimbangkan kesetaraan gender;

5.       Meningkatkan akses masyarakat untuk memperoleh pendidikan;

6.       Meningkatkan cakupan dan kualitas/mutu kegiatan belajar mengajar;

7.       Memfasilitasi terbentuknya perguruan tinggi lokal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan Kutai Barat;

8.       Meningkatkan cakupan dan kualitas/mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan daerah terisolir;

9.       Meningkatkan cakupan dan kualitas/mutu pelayanan kesehatan dasar yang memenuhi standar di seluruh wilayah Kutai Barat;

10.     Meningkatkan kualitas /mutu dan cakupan yankes ibu, bayi dan balita;

11.     Meningkatkan cakupan sanitasi dasar berbasis masyarakat;

12.     Meningkatkan pemberdayaan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan;

13.     Pengendalian jumlah penduduk;

14.     Meningkatkan kualitas /mutu dan cakupan pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil;

15.     Meningkatkan peran generasi muda dalam proses pembangunan kepemudaan dan olahraga;

16.     Meningkatkan peran masyarakat adat dan budaya lokal dalam pembangunan daerah;

17.     Meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi masyarakat miskin dan kelompok masyarakat yang termarginalkan dalam proses pembangunan.

 

ARAH KEBIJAKAN RPJMD KUBAR 2011-2016 :

1.    Peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan transportasi secara optimal, berkelanjutan, adil, dan merata;
2.    Pemerataan penyediaan sarana, prasarana, dan layanan komunikasi dan informatika;
3.    Peningkatan dan pelestarian keberlanjutan ketersediaan air, peningkatan layanan jaringan irigasi/rawa, pengendalian dan pengurangan dampak banjir dan tanah longsor;
4.    Peningkatan cakupan dan kualitas penyediaan air baku secara optimal, berkelanjutan, adil, dan merata;
5.    Peningkatan aksesibilitas masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak dan terjangkau;
6.    Pengendalian pemanfaatan ruang wilayah;
7.    Percepatan pengembangan kawasan strategis (ekonomi, perbatasan, tertinggal dan rawan bencana).

FOKUS PRIORITAS RPJMD KUBAR 2011-2016 :

1.    Peningkatan cakupan pembangunan jalan dan jembatan;
2.    Rehabilitasi /pemeliharaan jalan dan jembatan;
3.    Peningkatan pembangunan sarana perhubungan darat;
4.    Peningkatan pembangunan sarana perhubungan udara;
5.    Peningkatan pembangunan sarana perhubungan sungai/laut;
6.    Peningkatan rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana dan fasilitas lalu lintas dan angkutan jalan;
7.    Pengendalian dan pengamanan lalu lintas;
8.    Peningkatan pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan;
9.    Peningkatan kelayakan kendaraan bermotor;
10.    Pengembangan jaringan komunikasi, informasi dan media massa;
11.    Peningkatan kualitas SDM bidang komunikasi dan informasi;
12.    Peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan informasi;
13.    Penyebarluasan informasi melalui mass media;
14.    Peningkatan kerjasama dan komunikasi antar wilayah;
15.    Pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya;
16.    Pengembangan, pengelolaan, dan konservasi sungai, danau dan sumber daya air lainnya;
17.    Pembangunan saluran drainase/gorong-gorong;
18.    Pengendalian banjir;
19.    Pembangunan turap/talud/bronjong; 
20.    Pengembangan upaya penyediaan dan pengelolaan air baku;
21.    Pengembangan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah;
22.    Pengembangan lingkungan sehat perumahan;
23.    Perencanaan tata ruang;
24.    Penertiban pemanfaatan ruang;
25.    Perencanaan wilayah dan sumber daya alam;
26.    Pengenbangan wilayah perbatasan;
27.    Pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh. (Humas BAPPEDA Kaltim/Sukandar,S.Sos).

DSC_0134DSC_0132DSC_0130
























 

 simonep    teppa

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Kesuma Bangsa Nomor 2 - Samarinda 75123
Telp 0541 - 741044
Fax 0541 - 742283
Email : mail@bappedakaltim.com / mail@bappeda.kaltimprov.go.id
© Copyright 2009
  -  2014